Overall acaranya seru dan masih waras2 aja sampe Minggu paginya.
Acara2 Sabtunya asli seru2,misalnya; lomba2 konyol (yg asli bikin kaka2 tingkat kehilangan wibawanya), ngupas jagung
full ulat (wwkwkwkwk...gw kagak mau ikutan yg satu ini, tapi malemnya dibakar pas acara api unggun), dan nyuci jagung
di sungai(saking kurang cemilannya, jagung mentah sampai dimakan....tapi enak loh!!).
Yang ga seru itu acara nyari2 air buat wudhu, berhubung lagi musim kemarau sungai2 indah disitu pada kering, yang ada cuma sunagi super mungil
yang berbentuk lingkaran di dekat kemah. Sampai dibikin lagunya loh "mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra....
bersama teman mencari pewudhuaaaaaaaan....". Sungainya jernih, tapi serem ahh, biasanya yang kayak gitu habitat kadal2 dsb
Acara minggu paginya adalah hicking. Pada awalnya destinationnya cuma sampai kolam Belanda yang dulu pernah
dijadiin finish diacara jurit malamnya BEM. Rutenya biasa aja sampe situ, cuman entah kenapa cape banget...
sejak disitu satu persatu dari tim kesehatan tumbang (gw juga tiim kesehatan loh
jalan pintas menembus hutan (klo muter lewat jalan aspal ga seru ah) melewati air terjun, sayang air terjunnya hampir kering.
Gw ga habis pikir....adaaaaaa aja yang manjat lewat batu2an air terjun yang kering itu (katanya lewat batu2 disampingnya kurang
menantang). Sampai di kolam capenya luar biasa, pas sampai situ gw baru sadar klo kami semua ga bawa bekal apa2, cuma beberapa orang
yang bawa air (itupun udah habis diperjalanan), bawa uang juga gak!!padahal di dekat kolam ada yang jualan (kolamnya disamping jalan
aspal), yaaah..terpaksa ngutang hehehehe. Tau2 setelah denger info dari 'acil warung' (bibi yang jaga warung)
klo "deket" (DEKEEEEET?!!!!!!) situ ada bekas benteng pertahanan tentara Jepang, si ketua rombongan memutuskan untuk meneruskan perjalanan kesana.
Ada dua jalur, jalur konvensional adalah menyusuri jalan aspal yang menuju keatas (ada rombongan pramuka juga yang naik lewat sana), jalur satunya adalah
jalan pintas (PINTAAAAS?!!!!) menerobos hutan dibelakang kolam Belanda. Firasat gw udah brurk banget pas denger kata "pintas", mana ada
jalan pintas yang enak?!!!. Apalagi teman2ku adalah orang2 gila tantangan yang gak tau arti "nanggung" (mereka selalu bilang
"nanggung berhenti disini!!!terusin aja!!....ga taunya "nanggung" itu berkilo2 lagi...)
Pasrah, gw ngikut aja, karena gak ada teman turun. Ternyata jalannya Masya Allah!!!Awalnya kemiringannya cuma 45 derajat, lama kelamaan jadi
75 derajat!!!!kata temanku yang naik lebih tinggi lagi kemiringannya sampai 80 derajat!!!(gak bisa berdiri lagi tuh, ngerangkak ajaaah)
Tambah lagi hutannya yang gundul, waktu dibawah masih banyak pohon2 hijau, pas diatas cuma ada semak belukar kering dan paku2an.
Tanahnya berwarna hitam (aslinya merah, kayaknya gara2 kebakaran hutan deh, tanaman2nya pada mati gitu, habis itu tanahnya bercampur abu), yang
bahaya itu tanahnya bisa longsor, apalagi jalannya berbatu2, klo nginjak batu mesti hati2, salah2 batu yang diinjak bisa terguling kebwah (dan celaka lah
yang dibawah
Gw menyerah pas berhadpan dengan batu setinggi pinggang gw, batu itu disangga tanah yang gembur....waktu itu gw mikir
ngapain juga gw ngikutin temen2 gw (yg gila tantangan itu), mereka gak bakal berhenti jalan sebelum menemukan bentengnya
dan ada kemungkinan bentengnya masih berkilo2 jauhnya, dan ko naik2 trus gimana turunnya?????Gw pun turun lagi kekolam Belanda
bareng seorang kaka tingkat gw. Proses turunnya gak kalah menyakitkan, berapa kali gw kesambet atau baju sama jilabab gw
kesangkut ranting2 (siapa suruh juga pake sweater knit), pokoknya sampe bawah babak belur banget (belum lagi gak sengaja
meremas batang pohon berduri). Sesampainya di kolam Belanda gw balik kekemah numpang mobil kaka tingkat.
1,5 jam kemudian temen2ku yang meneruskan perjalanan balik kekemah dan mereka tidak berhasil menemukan bentengnya. Tyt untuk mencapai benteng
itu harus melewati 2 gunung dulu, sedangkan kami tadi cuma sampai puncak gunung pertama.
Yang aku gak percaya waktu di kolam Belanda aku bisa melihat kemah kami yang berada jauuuuuuuh banget dari situ, berarti aku sudah
menjalani lembah dan mendaki kaki gunung...itupun baru dari kolam Belanda, belum dari gunung diatasnya...pantesan cape!
Pesan moralnya adalah : jangan hicking klo dalam rombongan gak ada satu orang pun yang berpengalaman, jangan lupa bawa bekal, dan selalu bawa uang
kemanapun kamu pergi
Begitu-begitu acara ini sukses lho mengakrapkan angkatan 2006, 2007, sama 2008. Yah...sesama orang bodoh wajarlah akrab satu sama lain lololololol
I love this picture [link]
I join










--
.___.
{O,o}
/)__)
" "
--
just enjoy . . .
--
Commission me?
weeeezzzz...harat bebahasa Inggris nah wahini si Siti
--
Don't Under Estimate The FORCE
--
Rachel Hardy
~There is so much art to see....and so little time to do it.
Better start looking.
Previous Page12345...Next Page